Divisi Mediasi

Pusat Studi Kebudayaan

Universitas Gadjah Mada

KONSULTASI

Konsultasi adalah suatu tindakan yang bersifat “personal” antara suatu pihak tertentu klien dengan pihak lain yang merupakan pihak konsultan, dimana pihak konsultan memberikan pendapatnya kepada klien sesuai dengan keperluan dan kebutuhan kliennya (Gunawan Widjaja dan Ahmad Yani, Hukum Arbitrase, Jakarta : 2003)

Sedangkan menurut Marwan dan Jimmy P, menjelaskan arti konsultasi, sebagai berikut: “Permohonan nasihat atau pendapat untuk menyelesaikan suatu sengketa secara kekeluargaan yang dilakukan oleh para pihak yang bersengketa kepada pihak ketiga” Dengan demikian dapat disimpulan bahwa konsultasi adalah permintaan pendapat kepada pihak ketiga (konsultan) terkait sengketa yang dihadapi.

Menurut Prayitno, log.cit. layanan konsultasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan oleh konselor terhadap seorang pelanggan, disebut konsulti yang memungkinkan konsulti memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan/atau permasalahan pihak ketiga.Konsultasi pada dasarnya dilaksanakan secara perorangan dalam format tatap muka antara konselor (sebagai konsultan) dengan konsulti. Konsultasi dapat juga dilakukan terhadap dua orang konsulti atau lebih kalau konsulti- konsulti itu menghendakinya.
Dalam Ibid terdapat tiga etika dasar konseling yaitu kerahasiaan, kesukarelaan, dan keputusan diambil oleh klien sendiri (kemandirian). Etika dasar ini terkait langsung dengan asas konseling. Asas ini juga berlaku pada layanan konsultasi. Ketiga asas ini diuraikan sebagai berikut:

a). Asas Kerahasiaan

Seorang konselor diwajibkan untuk menjaga kerahasiaan, dengan harapan adanya kepercayaan dari semua pihak maka mereka akan memperoleh manfaat dari pelayanan konsultasi. Asas kerahasiaan pada layanan konsultasi yang dimaksudkan adalah menyangkut jaminan kerahasiaan identitas konsultasi dan pihak ketiga, dan jaminan kerahasiaan terhadap permasalahan yang dialami pihak ketiga.

b). Asas Kesukarelaan

Kesukarelaan yang dimaksudkan pada layanan konsultasi adalah kesukarelaan dari konselor dan konsulti. Konselor secara suka dan rela membantu konsulti untuk membantu mengarahkan bantuan pemecahan masalah yang akan diberikan kepada pihak ketiga. Kesukarelaan konsulti yaitu bersikap sukarela dating sendiri kepada konselor dan kemudian terbuka mengemukakan hal-hal yang terkait dengan konsulti sendiri dan pihak ketiga dengan tujuan agar permasalahan yang dialami pihak ketiga segera terselesaikan.

c). Asas Kemandirian

Pada layanan konsultasi, konsulti diharapkan mencapai tahap-tahap kemandirian berikut:

1) Memahami dan menerima diri sendiri secara positif dan dinamis. 
2) Memahami dan menerima lingkungan secara objektif, positif dan dinamis. 
3) Mengambil keputusan secara positif dan tepat. 
4) Mengarahkan diri sesuai dengan keputusan yang diambil.

Konsultasi diperlukan sebagai upaya untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi suatu sengketa. Tidak terlepas dengan ketiga asas layanan konsultasi seperti yang sudah dijelaskan, Divisi Mediasi menawarkan konsultasi kepada para pihak yang ingin berkomunikasi secara langsung bersama profesional konsultan dengan cara langsung menghubungi daftar nama berikut ini :

KONTAK :

No Nama Email Hp
1 Indra Bastian Indrabastian@yahoo.com 0811250429
2 Suryono suryonodoktergigi@gmail.com 085725762817
3 Sudaryanto Dodi Sudaryantododi@yahoo.co.id 08562876860

 

Top